Ternyata Ini Penyebab Bau Tak Sedap Pada Vagina!!!

gatal-pada-kemaluan-isi2-dokterbabe.jpgPernahkah anda mengalami bau pada vagina saat terjadi keputihan? Ya memang saat keputihan yang normal akan menimbulkan bau yang khas pada vagina. Ini dikarenakan kondisi terbentuknya lendir dan keberadaan berbagai bakteri yang menyebabkan vagina memiliki PH sebesar 4,5 dan menjadi bersifat asam

Namun jika keputihan mu memiliki bau yang menyengat itu bisa diindikasikan keadaan tidak normal yang sedang terjadi pada tubuhmu. Dan ada beberapa faktor yang menjadi penyebab bau tak sedap saat keputihan, diantaranya:

  1. Kebersihan Tubuh Yang Buruk

Penyebab vagina mengeluarka bau tak sedap adalah kebersihan akan diri sendiri yang buruk. Organ wanita adalah area yang sangat rentan akan timbulnya bakteri, virus, dan kuman. Bau vagina yang tidak sedap juga muncul karena kebaisaan yang salah dalam membersihkan diri, contohnya:

  • Membersihkan vagina dari arah belakang ke depan
  • Menunda buang air kecil setelah berhubungan intim
  • Menggunakan sabun pembersih hingga ke dalam vagina, yang menyebabkan mengubah pH vagina dan menimbulkan bau
  • Tidak segera mengganti celana dalam setelah banyak berkeringat
  • Mencuci celana dalam dengan detergen pewangi
  • Langsung mandi setelah melakukan olahraga adalah kebiasaan yang kurang tepat, karena keringat yang terjebak dalam permukaan organ wanita dapat menyebabkan bau
  1. Mengonsumsi Makanan Tertentu

Ada beberapa jenis makanan yang bisa menyebabkan timbulnya bau tak sedap pada vagina dan tubuh. Berikut ini makanan yang harus kamu perhatikan untuk tidak berlebihan agar terhindari dari bau vagina:

  • Makanan tinggi kandungan gula
  • Makanan berbau tajam
  • Kari
  • Kopi
  • Bumbu dan rempah-rempah seperti bawang putih, bawang bombai, kunyit
  • Daging sapi
  • Ikan
  1. Infeksi Jamur

Infeksi jamur pada vagina bisa disebabkan oleh berbagai jenis jamur. Namun, umumnya vagina terinfeksi jamur jenis Candida Albicans. Penyakit ini terjadi karena jumlah jamur jauh lebih banyak dibandingkan bakteri normal pada vagina. Kondisi ini bisa terjadi karena akibat penggunaan antibiotic, kemoterapi, atau melemahnya kekebalan tubuh.

Gejala infeksi jamur pada vagina diantaranya yaitu:

  • Rasa gatal pada miss v
  • Rasa nyeri saat buang air kecil
  • Rasa terbakar dan iritasi pada vagina
  • Rasa sakit saat hubungan seksual
  • Kemerahan, nyeri, dan pembengkakan pada vagina
  1. Perubahan Hormon

Produksi lendir dan cairan vagina dapat berbeda pada setiap siklus menstruasi. Dan faktor penggunaan terapi hormone, pil kb, dan kb suntik juga bisa menjadi faktor perubahan pH dan mengubah bau khas vagina. Pada wanita menopause, jumlah hormone estrogen dapat menurun drastis sehingga dapat meningkatnya resiko infeksi jamur. Untuk wanita hamil, menyusui, atau dalam masa menstruasi bisa juga menyebabkan timbulnya bau di vagina

Bau di vagina adalah hal yang wajar dan kamu tidak perlu cemas atau melakukan tindakan khusus untuk menghilangkannya.  Namun bila bau yang menguar pada vagian itu disertai dengan rasa gatal, sensasi terbakar, iritasi, atau keluarnya cairan. Itulah yang harus kamu waspadai dan tangani lebih lanjut.

Anda bisa mencegah timbulnya bau tak sedap pada vagina, bila anda terapkan pola hidup yang bersih dan sehat. Selain itu imbangi juga dengan Obat herbal ini, agar kesehatan miss v anda tetap terjaga.

 

Distributor Crystal X Pemalang © 2016 | Sitemap
Chat Via WhatsApp